42 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Seribu Lebih Warga Mengungsi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Sabtu, 24 Januari 2026, 21:24 WIB
42 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Seribu Lebih Warga Mengungsi
Antrean kendaraan melintasi jalan yang tergenang air di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (22/1/2026). Curah hujan tinggi dan buruknya perawatan drainase menyebabkan genangan air merendam jalan DI Panjaitan dengan ketinggian 10-40 sentimeter. (Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/agr/pri)
rmol news logo Hingga Sabtu malam, 24 Januari 2026, banjir masih menggenangi 42 Rukun Tetangga (RT) di sejumlah wilayah DKI Jakarta. Akibatnya, lebih dari seribu warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat genangan terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis, 22 Januari 2026.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 42 RT dan satu ruas jalan yang masih tergenang,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji.

Rincian wilayah terdampak meliputi Jakarta Barat dengan 22 RT yang tersebar di Kelurahan Duri Kosambi, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kembangan Utara, dan Kembangan Selatan. Ketinggian air di wilayah ini berkisar antara 20 hingga 60 sentimeter.

Di Jakarta Selatan, banjir masih menggenangi 4 RT di Kelurahan Rawajati dan Pejaten Timur, dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.

Sementara itu, Jakarta Timur menjadi wilayah dengan genangan tertinggi. Sebanyak 15 RT di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan masih terendam, dengan ketinggian air mencapai 70 hingga 180 sentimeter.

Adapun di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Kapuk Muara masih terendam banjir dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter.

Banjir menyebabkan ratusan rumah warga terendam dan memaksa warga mengungsi ke sejumlah lokasi seperti masjid, musala, sekolah, balai warga, hingga aula kelurahan.

Di Jakarta Barat, pengungsian tersebar di antaranya di Masjid Jami Al Khaeer dan Masjid Jami Al Fudhollah di Kelurahan Kedaung Kali Angke, serta sejumlah masjid, sekolah, dan balai warga di Kelurahan Rawa Buaya, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, dan Duri Kosambi.

Di Jakarta Timur, warga mengungsi di Musala Al Islah dan Saung Lapangan Tenis RW 03 di Kelurahan Cawang, aula kelurahan dan masjid di Bidara Cina, serta sekolah dan masjid di Kampung Melayu.

Sementara di Jakarta Utara, pengungsian berada di Gang Masjid Nurul Jannah RW 02, Kelurahan Kapuk Muara. Adapun di Jakarta Selatan, warga Pejaten Timur mengungsi di Musala Roudhatul Jannah RT 08/RW 08.

BPBD DKI Jakarta memastikan terus melakukan pemantauan, penanganan genangan, serta pendistribusian bantuan logistik bagi warga terdampak banjir.rmol news logo article
EDITOR: ADE MULYANA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA