Melalui Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026, kebijakan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat kebangsaan sekaligus memberikan energi positif bagi siswa dari jenjang PAUD hingga SMA sebelum kembali bergelut dengan buku pelajaran.
Agar transisi dari masa liburan ke rutinitas sekolah terasa menyenangkan, kegiatan dimulai serentak pada pukul 07.00 waktu setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat, kemudian dilanjutkan dengan Upacara Bendera, Doa Bersama sesuai dengan ajaran dan kepercayaan masing-masing, dan ditutup dengan bersama-sama menyanyikan lagu Hari Baru untuk menumbuhkan kekompakan serta optimisme guru dan murid.
Dalam surat edaran tersebut, Menteri Abdul Mu’ti menitipkan pesan mendalam bagi para pelajar. Beliau menekankan bahwa proses belajar bukan hanya tentang nilai di atas kertas, melainkan tentang keinginan untuk terus berkembang.
"It’s not how good you are, but how good you want to be. Bukan soal sekarang Anda sehebat apa, tapi usahalah untuk tetap menjadi lebih baik lagi," tutur Abdul Mu’ti.
Beliau juga mengingatkan pentingnya karakter dalam meraih kesuksesan. Menghormati guru dan menyayangi teman bukan sekadar etika, melainkan kunci utama untuk mencapai keberhasilan di masa depan.
Kebijakan "Pagi Ceria" ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi siswa untuk menjalani semester genap dengan perasaan bahagia. Dengan suasana sekolah yang kondusif dan penuh kebersamaan, pendidikan yang bermutu diharapkan dapat lebih mudah diwujudkan.
Selamat kembali ke sekolah, para pelajar Indonesia! Mari jadikan semester ini langkah nyata menuju cita-cita.
BERITA TERKAIT: