Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Pentingnya Kelola Arsip Sejarah, Sultan Palembang: Anak Cucu Kita Biar Tahu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Jumat, 10 November 2023, 05:23 WIB
Pentingnya Kelola Arsip Sejarah, Sultan Palembang: Anak Cucu Kita Biar Tahu
Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Organisasi Masyarakat, Perusahaan Swasta, dan Masyarakat Tahun 2023 di Hotel Emilia Palembang, Kamis (9/11)/Ist
rmol news logo Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Organisasi Masyarakat, Perusahaan Swasta, dan Masyarakat Tahun 2023. Acara ini berlangsung di Hotel Emilia Palembang, Kamis (9/11)

Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M. Fauwaz Diradja menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Dia menjelaskan bahwa sejarah panjang Kesultanan Palembang Darussalam tergantung pada arsip-arsip yang ada.

"Sejarah Kesultanan Palembang Darussalam tidak terlepas dari arsip-arsip yang ada. Arsip-arsip tersebut tidak hanya milik Kesultanan Palembang Darussalam, tetapi juga berasal dari berbagai sumber, termasuk catatan orang asing dan catatan pelaut-pelaut,” kata Fauwaz Diradja dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

“Ini membantu kita memahami adanya Kedatuan Sriwijaya, Kesultanan Palembang Darussalam, dan sejarah-sejarah lain dari arsip-arsip yang ada," tambahnya.

Dia juga menekankan bahwa tanpa adanya arsip-arsip ini, baik yang tertulis seperti dokumen-dokumen maupun foto-foto yang menceritakan, kita tidak akan tahu kebesaran kita di masa lalu.

"Anak cucu kita biar tahu ini lho bukti kita di masa lalu itu," tambahnya.

Arsiparis Ahli Madya, Mochamad Satrianto, menekankan pentingnya tata kelola arsip untuk melestarikan nilai dan peruntukannya sebagai sumber informasi yang sah.

Hal ini mendukung kegiatan administrasi yang akuntabel dan transparan, berperan penting dalam pengembangan masyarakat, dan membantu memori individu maupun kolektif.

Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel, Hj. Tarbiyah S.Pd., MM, mengimbau organisasi masyarakat, perusahaan swasta, dan masyarakat untuk melaporkan arsip yang bernilai sejarah ke Dinas Kearsipan.

"Tanpa mereka, kita tidak akan tahu dokumen atau arsip apa saja yang bernilai sejarah. Harapannya, dengan adanya Bimtek ini, semua elemen masyarakat mau melaporkan dokumen bersejarah ke Dinas Kearsipan," ujarnya.

Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Nelson Firdaus, menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel mendukung kegiatan Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel.

"Arsip bukan hanya urusan pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Mari bersama-sama mewujudkan arsip sebagai pencatat sejarah dan memori kolektif daerah," kata Nelson.

Masyarakat dihimbau untuk menyadari pentingnya arsip, bukan hanya untuk lembaga, tetapi juga di lingkungan masyarakat.

"Mari bersama-sama, berkolaborasi dalam menata dan menyelamatkan arsip sebagai warisan bagi bangsa dan negara serta untuk anak cucu kita di waktu mendatang," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA