Kepala Sekolah MAN 22 Jakarta Usman mengatakan, 40 orang tersebut didominasi oleh guru-guru, sisanya tenaga pendidikan.
"Terdiri dari 30 orang guru, 10 orang lainnya tenaga kependidikan," kata Usman seperti diberitakan
Kantor Berita RMOLJakarta.
Mereka yang dinyatakan positif kini telah isolasi mandiri dan karantina di RS Wisma Atlet Kemayoran.
Usman menyebut, adanya klaster guru membuat proses pembagian rapor yang awalnya dijadwalkan bulan Desember bergeser ke Januari.
Guru dan tenaga karyawan MAN 22 Jakarta Barat sebelumnya melakukan perjalanan wisata ke Yogyakarta pada akhir November 2020. Akibatnya, puluhan guru dan petugas terinfeksi virus Corona.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: