Ia pun berencana akan segera mengikuti jejak Surabaya untuk membangun alat serupa yang ia sebut sebagai Sprayer.
Dalam unggahan akun Instagramnya @zulkieflimansyah, ia menulis harapannya itu.
Dalam penelusuran
Kantor Berita Politik RMOL, Gubernur yang biasa disapa dengan panggilan 'Bang Zul' itu baru saja mengunggah desain bilik sterilisasi beberapa jam lalu, Senin (23/3).
"
Krn terinspirasi dari Surabaya, NTB minggu ini juga akan menyelesaikan Sprayer seperti ini," tulisnya.
Surabaya memang telah menciptakan bilik Sterillization Chamber atau ruang sterilisasi untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Bilik itu hasil karya mahasiswa Institut Teknologi Telkom Surabaya.
Prinsip utama dari ruang sterilisasi ini adalah menyemprotkan uap desinfektan ke seluruh tubuh seseorang sehingga terbebas dari virus/bakteri atau kuman.
Seseorang yang keluar dari ruang sterilisasi ini diharapkan telah terbebas dari kuman sehingga tidak akan menularkan atau menyebarkan kepada pihak lain.
Kelebihan dari ruang sterilisasi dibanding dengan cuci tangan atau hand sanitizer adalah mampu membunuh virus yang menempel pada seluruh bagian tubuh manusia, sementara cuci tangan hanya mampu membunuh virus yang ada di tangan.
"Dengan demikian peluang seseorang untuk menyebarkan virus menjadi lebih kecil setelah keluar dari ruang sterilisasi," mengutip laman IT Telkom.
"
Insya Allah akan kami tempatkan di tempat-tempat yg sering dikunjungi banyak orang... Terima kasih tim dari Science and Technopark Banyumulek yg luar biasa!" tulis Bang Zul lagi.
Menilik dari keterangan gambar, NTB menyerahkan pembuatan Sprayer kepada STIPark NTB (Science Technology Indusrial Park �" STIP).
Sebelumnya, NTB telah melakukan langkah pencegahan terhadap penyebaran virus corona. Bang Zul menegaskan kepada jajarannya untuk menutup sementara tempat hiburan malam mulai Senin (23/3) sampai dengan batas yang belum bisa ditentukan.
Penutupan tempat hiburan ditetapkan lewat surat edaran kepada bupati/wali kota di provinsi NTB. Hal itu sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.
"Diminta kepada bupati/wali kota se-NTB untuk melakukan penutupan sementara tempat hiburan yang dikelola pemerintah, pemerintah daerah, swasta, desa wisata dan masyarakat," ujar Zulkieflimansyah dalam surat edaran yang ditandatanganinya, Minggu (22/3).
Ia juga mengatakan sangat terharu dengan sikap para bupati dan walikota yang berjalan bergandengan dalam satu barisan menyikapi virus tersebut.
"Saya sangat terharu, salut dan bangga dengan kesiagaan para Bupati dan Walikota di NTB ini dalam mengantisipasi penyebaran virus corona di wilayah kita ini. Hari ini kami berkomunikasi dan berkoordinasi. Alhamdulillah, kompak semua," tulisnya.
BERITA TERKAIT: