Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan, timbulan sampah dari aktivitas malam tahun baru kali ini tidak sampai menyentuh angka lima ton.
Angka ini turun drastis jika dibandingkan dengan malam tahun baru 2025 yang mencapai 14 ton.
Menurut Dedik, penurunan ini tidak lepas dari instruksi Wali Kota Surabaya yang meminta warga untuk tidak merayakan tahun baru secara berlebihan.
"Aktivitas masyarakat di lapangan berkurang karena mengikuti imbauan Pak Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi," kata Dedik dikutip
RMOLJatim, Sabtu 3 Januari 2026.
Meski begitu, DLH tetap melakukan pembersihan di beberapa titik pusat berkumpulnya massa, di antaranya kawasan Gedung Grahadi, Taman Bungkul, kawasan Wisata Kota Lama, dan Taman Suroboyo.
Dedik menjelaskan bahwa sampah yang ditemukan didominasi oleh sisa aktivitas konsumsi masyarakat, seperti botol plastik, kardus, dan sisa makanan.
“Titik-titik tersebut memang menjadi tempat kumpul masyarakat, tapi volumenya tidak banyak. Imbauan pemerintah kota didengar dan dijalankan dengan baik oleh warga," pungkas Dedik.
BERITA TERKAIT: