Surakarta Jumatan Seperti Biasa, Jamaah Diimbau Tidak Salaman Usai Shalat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Kamis, 19 Maret 2020, 22:48 WIB
Surakarta Jumatan Seperti Biasa, Jamaah Diimbau Tidak Salaman Usai Shalat
Penyemprotan disinfektan di tempat ibadah/Net
rmol news logo Kepala Kantor Kementerian Agama Surakarta, Mustain sampaikan untuk pelaksanaan salat Jumat akan berlangsung seperti biasa.

Namun begitu, ada imbauan dari Kementrian Agama untuk membatasi jumlah jamaah yang hadir.

"Tujuannya adalah yang tidak wajib, seperti yang sakit, perempuan dan anak-anak dimohon untuk tidak Jumatan dulu. Melakukan salat Dhuhur di rumah," kata Mustain dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (19/3).

Di samping itu juga ada imbauan untuk mempersingkat durasi waktu. Seperti khotbah Jumat harus singkat, para khotib diharapkan menyampaikan tentang pola hidup disiplin hidup sehat kemudian berdoa.

"Kemudian bagi imam salat agar membaca ayat yang pendek agar segera bubar dan tidak ada kumpul-kumpul di masjid. Yang lain juga tidak perlu mengarah ke titik masjid tertentu. Lebih baik salat di kampungnya masing-masing," imbuhnya.

Sedangkan, terkait tradisi bersalaman usai salat berakhir, untuk sementara waktu ditiadakan dulu agar tidak terlibat kontak fisik secara langsung.

"Untuk 2-3 Jumat mendatang lebih baik (bersalaman) ditiadakan dulu sambil menunggu perkembangannya. Kita salamannya dari hati," pesannya.

Sejak Solo memberlakukan kejadian luar biasa (KLB) virus corona, lanjut dia, rumah ibadah dilakukan penyemprotan disinfektan untuk meminimalisir penyebaran virus. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA