Bangbang Iriawan, salah seorang warga yang tidak jauh dari tempat tinggal dengan dua pasien positif corona mengaku telah dirumahkan oleh perusahaannya.
“Saya kemarin aktif kerja setelah mendapatkan informasi saya minta izin pulah ke pimpjnan saya diizinkan untjk pulang,†ujar Bangbang di lokasi, Selasa (4/3).
Seorang warga lainnya, Qori, mengaku anaknya dirumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja lantaran jarak rumahnya dengan rumah dua pasien positif corona hanya berjarak sekitar kurang lebih 100 meter.
“Iya atasannya langsung meminta anak saya untuk istirahat selama 14 hari dan melakukan tes untuk memastikan aman,†kata Qori saat ditemui
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/3).
Dia mengatakan anaknya belum berangkat kerja hari ini lantaran adanya imbauan langsung dari atasan perusahaannya untuk istirahat sementara sampai statusnya aman.
“Belum, anak saya hari ini belum berangkat kerja, karena memang ada corona itu,†tambahnya.
Qori menyebutkan anaknya diminta untuk memberikan hasil laboratorium dari dinas kesehatan untuk memastikan kondisinya negatif corona.
“Atasannya minta anak saya dites di lab, dikasih sertfitikat supaya benar-benar aman bekerja karena perusahaan juga enggak berani memperkejakan sebelum tahu juga positif atau negatif,†pungkasnya.
BERITA TERKAIT: