Berdasarkan keterangan pihak Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Timur, unjuk rasa yang diwarnai aksi perusakan oleh warga itu dipicu meluapnya waduk JGC dan mengakibatkan perumahan warga sekitar banjir.
"Ya jadi terkait kejadian ada masyarakat dari sekitar Jakarta Garden City yang datang untuk berkomunikasi dengan pihak Jakarta Garden City,†ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Arie Ardia kepada wartawan usai melakukan olah TKP di lokasi, Selasa (25/2).
Namun demikian, politisi Demokrat, Andi Arief berpandangan lain.
Dilihat dari respons kemarahan masyarakat yang berasal dari Kampung Kandang Sapi, Kayu Tinggi, Tambun Rengas, dan Kampung Rorotan ini, ia menduga hal itu bukan semata-mata persoalan banjir.
"Kalau cuma banjir, warga tak mungkin melampiaskan kemarahan sedemikian rupa. Ada faktor lain soal tekanan hidup," kata Andi Arief di akun Twitternya.
Hal ini harus menjadi perhatian serius oleh pemerintah pusat. Mantan staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini berpandangan, pemerintah justru harus peka dengan persoalan-persoalan yang datang dari masyarakat, seperti yang terjadi dalam peristiwa AEON Mal ini.
"Ini alarm, pemerintah jangan anggap enteng peristiwa itu. Triger bisa dari mana saja, jika ilalang di mana-mana kering," tutupnya.
BERITA TERKAIT: