Pasalnya, lahan tersebut kerap kali digunakan warga untuk bercocok tanam dan bahkan rumput di sana pun manjadi makanan ayam-ayam peliharaan.
Di samping lokasi itu juga ada sebuah lapangan voli, tempat warga sering berkumpul dan mejadi tempat bermain anak-anak.
Menurut Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Indra Gunawan, lahan yang terpapar zat Cs-137 sendiri dinilai sangat berbahaya.
Cs-137, dijelaskan Indra sangat tidak diterima oleh tubuh manusia. Jika zat tersebut ada dalam tubuh, dalam jumlah berapa pun bisa meningkatkan risiko kanker, katarak, hingga kemandulan pada laki-laki.
"Yang paling berbahaya bisa cancer (kanker), kalau dilihat oleh mata bisa katarak, atau juga kalau lama bisa infertilitas (kemandulan) pada lelaki," ujar Indra.
"Tapi semua itu nggak spontan," lanjutnya kepada
Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, Minggu (16/2).
Kendati begitu, ketika ditanya kepada warga, warga mengaku selama ini sehat-sehat saja meski beraktivitas di sekitar lahan terpapar.
Bahkan, buah dari pohon nangka dan mangga yang tumbuh di atas lahan tersebut juga dikonsumsi oleh warga. Termasuk, ayam-ayam yang suka berkeliaran di sana.
"Saya kemarin-kemarin
nyayur nangka dari pohon di sana, saya
alhamdulillah nggak apa apa, anak saya tiga," ujar seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Pensiunan karyawan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) itu mengaku biasa saja dengan kejadian tersebut. Bahkan, dia mengaku, para pekerja Batan terbiasa dengan paparan yang lebih tinggi namun tetap sehat.
Hal yang sama juga dikatakan oleh dua ibu rumah tangga bernama Bu Dina dan Bu Kardin. Bu Dina mengatakan bahwa dirinya dan ibu-ibu lainnya sering bercengkrama di depan lahan tersebut. Dia juga mengkonsumsi ayam yang suka berkeliaran di sana.
“
Alhamdulillah saya sama keluarga baik-baik saja. Semua yang ada di sini juga gitu, nggak ada apa-apa," ujar Bu Dina.
Menimpali, Bu Kardin juga mengatakan beberapa hari yang lalu sebuah pohon mangga sedang panen dan hasil buahnya juga dibagi-bagikan.
BERITA TERKAIT: