Gerindra: Pilih Calon Kepala Daerah Yang Jaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/angga-ulung-tranggana-1'>ANGGA ULUNG TRANGGANA</a>
LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Senin, 10 Februari 2020, 01:47 WIB
Gerindra: Pilih Calon Kepala Daerah Yang Jaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa
Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Hashim Djojohadikusumo sata hadiri diskusi Gerindra Banten/RMOL
rmol news logo Belakangan ini marak berbagai tindakan yang terindikasi mengancam persatuan dan kesatuan Indonesia. Gejala dan peristiwa yang mengancam keutuhan bangsa sudah terlihat.

Merespons fenomena itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Sujono Djojohadikusumo menyatakan seluruh kader Gerindra agar hati-hati dengan isu dintegrasi bangsa dengan menggunakan isu suku agaa ras dan antar golongan (SARA).

"Kita lihat beberapa waktu lalu di Papua suku pendatang yang umumnya beragama muslim ada konflik dengan suku asli yang agama non muslim, disitu kita lihat ada konflik horizontal, kita harus hati-hati," tegas Hashim saat memberi sambutan Diskusi Publik Partai Gerindra Banten di Graha Mahesa Kota Serang, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLBanten, Minggu (9/2).

Hashim mengatakan, apa yang terjadi di Papua bisa terjadi di Banten. Adik kandung Prabowo itu meminta seluruh kader Gerindra menjaga kerukunan beragama di Banten sebab apa yang terjadi di Papua bisa saja terjadi di Banten.

Selain itu, Hashim menegaskan bahwa dalam momen Pilkada, Gerindra Banten harus memilih calon kepala daerah (Cakada) yang menjunjung tinggi aspek persatuan dan kesatuan.

"Jangan pilih cakada yang tindakan dan prilakunya akan mengancam kesatuan dan persatuan bangsa kita. Saya mohon cakada yang kita pilih bisa menjaga keutuhan bangsa, ada hak mayoritas jangan lupa ada hak minoritas juga," tuturnya.

Untuk itu para calon kepala daerah harus mengutamakan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dalam pemilihan masalah suku, agama ras harus dijaga jangan sentimen suku jadi prioritas atau jadi sentimen yang dominan.

"Sebab saat ini kita rentan konflik horizontal antar suku ras agama dan kelompok. Kelompok juga bisa memicu kebencian, suku juga bisa ras, agama juga bisa, maka kita harus hati-hati," tuturnya.

"Untuk itu Partai Gerindra hadir untuk mendukung dan memperkuat Pancasila. Sering kita bicara sila ke lima tentang Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Artinya apa? kita mendorong ekonomi kerakyatan," ujarnya menutup.rmol news logo article 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA