Hingga Rabu pukul 20.00 WIB, wilayah Jakarta Timur terdapat 10 titik terdampak banjir yang tersebar di 65 kelurahan. Di wilayah ini, ada 99 lokasi pengungsian yang telah disediakan Pemprov DKI. Jumlah pengungsi juga tercatat sebanyak 13.516 orang. Ini merupakan wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak.
Selanjutnya wilayah Jakarta Selatan, jumlah Kecamatan terdampak banjir sebanyak 10 titik, dengan jumlah Kelurahan terdampak 36 titik. Saat ini, terdapat 48 lokasi pengungsian yang telah disediakan dengan jumlah pengungsi mencapai 5.305 orang.
Sedangkan untuk wilayah Jakarta Barat, jumlah Kecamatan terdampak banjir sebanyak 6 titik, dengan jumlah Kelurahan terdampak sebanyak 30 titik. Terdapat 97 lokasi pengungsian yang telah disediakan oleh Pemprov dengan jumlah pengungsi sebanyak 10.586 orang.
Lalu wilayah Jakarta Utara, jumlah Kecamatan terdampak banjir sebanyak 4 titik, dengan jumlah Kelurahan terdampak sebanyak 13 titik. Di wilayah ini, terdapat 23 lokasi pengungsian yang telah disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta, dengan jumlah pengungsi sebanyak 1.515 orang.
Terakhir untuk wilayah Jakarta Pusat, jumlah Kecamatan terdampak banjir sebanyak 8 titik, dengan jumlah Kelurahan terdampak sebanyak 22 titik. Saat ini, terdapat 2 lokasi pengungsian yang telah disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta, dengan jumlah pengungsi sebanyak 310 orang.
Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta telah mengerahkan personel, bersama jajaran Pemerintah Kota Administrasi untuk mendistribusikan bantuan. Mulai dari makanan siap saji, karpet, selimut, pampers, pembalut wanita, hingga makanan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, sarden, dan kecap.
Pemprov juga menyiapkan posko penerimaan bantuan logistik banjir di 5 wilayah Kota Administrasi. Sehingga, masyarakat dapat turut menyumbangkan bantuan melalui posko-posko yang telah disediakan.
BERITA TERKAIT: