Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo, Pr menjelaskan, setiap tahun KAJ mengangkat tema yang berasal dari Pancasila. Dimulai sejak tahun 2016 dengan sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa dan berakhir pada 2020 nanti.
"Konteksi internal adalah kita berhikmat bangsa bermartabat. 2016 mengajak umat katolik untuk mendalami, menghayati dan mewujudkan nilai Pancasila. Masing-masing tahun sila setiap tahun," jelas Mgr. Ignatius Suharyo dalam konferensi pers perayaan paskah di Gedung Karya Pastoral Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), Minggu (21/4).
Dengan merujuk pada nilai-nilai Pancasila, umat Katolik diharapkan mampu berbaur dan menjalani kehidupan dalam bermasyarakat dengan baik.
"Dinamikanya Pancasila itu ideologi dan cakupannya sangat luas. Cakupan itu diterjemahkan dalam gagasan yang konkret. Gagasan diterjemahkan lagi menjadi gerakan," kata Ignatius Suharyo.
Tidak lupa, Suharyo berterima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu dalam mengamankan perayaan paskah mulai dari Minggu Palma hingga Minggu Paskah.
"Saya ingin ucapkan terima kasih, pemerintah, ormas, yang telah membantu umat kristiani melakukan ibadah tenang damai, dan tidak merasa apapun membuat cemas. Itu adalah berkat keyakinan semua yang bertugas dan bertangung jawab, kami yakin menjalankan tugas sebaik-baiknya," tutup Suharyo.
Dalam konferensi pers ini turut hadir Menteri ESDM Ignatius Jonan, Vikaris Jenderal Romo Samuel Pangestu, dan Kepala Katedral Romo Hani R Hatoko, SJ.
BERITA TERKAIT: