Diceritakan UAS melalui instagramnya @ustadabdulsomad, pada pagi itu, sang bunda yang dipanggilnya dengan sebutan Mak, menjalankan aktivitas seperti biasa.
"Seperti biasa, setelah tahajud dan witir, Mak membaca Quran dan zikir yang biasa beliau baca, setelah itu makan sahur," tulis UAS.
Selesai santap sahur, ujar UAS, sang bunda masih menonton video dirinya memberikan tausyiah melalui chanel
Youtube. Kemudian, sang Mak mandi dan merasa sakit kepala.
UAS mengatakan, Mak masih sempat berwudhu untuk persiapan sholat subuh. Ia kemudian pingsan dan dibawa ke rumah sakit kemudian menghembuskan napas terakhir. “Persis seperti ucapan Mak selama ini,†tulis UAS.
UAS mengatakan, sang bunda pernah mengungkapkan keinginannya tentang saat-saat akhir hayat nanti ketika ia harus berpulang menghadap sang Khalik.
“Aku kalau bisa, mati jangan pakai sakit lamo-lamo. Kalau bisa mandi dulu, jadi jasad awal bersih. Mandi, ambik
aye sembahyang,
poneng, mati," kata UAS mengutip keinginan sang Ibunda.
UAS mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendoakan ibundanya. 71 tahun Allah SWT memberikan usia kepada ibunya.
UAS mengatakan, jenazah almarhumah akan dibawa ke kampung halamannya di Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara untuk dimakamkan.
"Mohon dimaafkan segala khilaf dan salah," pinta UAS.