Rekayasa ini diberlakukan, mulai dari Jl. Pemuda mengarah ke Jl. Warung Jambu. Kehadiran beberapa mobil pemadam dan beberapa mobil operasional di sekitar lokasi membuat area sekitar anjloknya KRL steril dari kendaraan lain.
Pantauan
Kantor Berita Politik RMOL di lapangan, rekayasa lalin ini dilakukan guna memudahkan proses evakuasi yang dilakukan para petugas. Sejauh ini kegiatan evakuasi gerbong kereta api yang anjlok, masih dilakukan.
Para warga yang ingin melintas dari arah Pemuda ke Warung Jambu, harus belok kanan sebelum pintu perlintasan KA Kebon Pedes, menuju Jl. Merak. Setelah belok kanan warga bertemu di Jl. Helang dan diarahkan belok kiri ke arah Jl. Dadali.
Dari Jl. Dadali, warga dapat kembali mengarah ke Warung Jambu atau Bogor Kota.
"Ini hanya rekayasa saja, cuma motong jalan sedikit. Nanti menembus di Dadali udah," jelas salah satu petugas yang ada di lokasi, Bogor, Minggu (10/3).
Sebelumnya, Kereta rel listrik (KRL) jurusan Jatinegara-Bogor dengan nomor KA 1722 sekitar pukul 10.20 WIB anjlok hingga menimpa tiang listrik yang berada di dekat pintu perlintasan Kebon Pedes, Bogor.
BERITA TERKAIT: