Mobilnya Dilempari, Roy Suryo Tahan Diri Untuk Tidak Lapor Polisi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Sabtu, 02 Maret 2019, 10:57 WIB
Mobilnya Dilempari, Roy Suryo Tahan Diri Untuk Tidak Lapor Polisi
Politisi Demokrat KRMT Roy Suryo/RMOL
rmol news logo . Saat ricuh antara massa Gerakan Pemuda Kabah (GPK) PPP dengan simpatisan PDIP di Gang Kutu Dukuh, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/2), mobil milik politisi Demokrat KRMT Roy Suryo terkena imbasnya.

Mobil Roy Suryo menjadi korban salah amuk massa (dilempari). Meski begitu anggota DPR itu enggan melaporkannya ke polisi.

"Saya mengetahui tugas polisi masih banyak yang lain untuk melindungi dan mengayomi masyarakat yang lain, jadi saya memilih untuk nerimo dan legowo saja atas kejadian tersebut," kata dia, Sabtu (2/3).

Adapun pertimbangan lain mantan Menpora itu, yakni tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, melainkan hanya kerugian materi. Sebenarnya dia sudah langsung cek via CCTV di rumah siapa-siapa atau dari kelompok mana pelakunya.

"Tetapi lebih baik sekarang kita menjaga suasana aman dan damai saja, semoga Kota Jogja yang berhati nyaman ini tidak perlu ikut-ikutan tidak nyaman dengan peristiwa-peristiwa tersebut," ujar Roy Suryo.

Dia hanya ingin publik Jogja tahu saja bahwa begitulah "kelakuan" mereka-mereka selama ini ketika "merasa berkuasa", jadi sebaiknya masyarakat bisa bersikap terhadap mereka-mereka itu (dan kelompoknya) pada 17 April 2019 mendatang, dengan tidak usah memiih mereka-merwka lagi, jika ingin Jogja tetap istimewa dan berhati nyaman.

"At last but not least, saya memang sengaja bersikap diam tetapi jelas dan tegas sebagai komitmen saya untuk tetap menjaga iklim yang kondusif di Jogja," tutup Roy Suryo.

Rombongan massa GPK PPP yang tengah mengawal kedatangan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terlibat kericuhan dengan simpatisan PDIP di depan Gang Kutu Dukuh, Sleman, Rabu (27/2).

Penyebabnya, ketika rombongan GPK dari arah Utara tengah melewati jalan Magelang menuju ke arah Selatan tempat acara Prabowo Subianto menyapa warga dan para purnawirawan di Grand Pacifik Hall di Jalan Magelang Km 4.5, Sleman, Yogyakarta dikempari batu oleh simpatisan PDIP yang berada di dalam Gang Kutu Dukuh.

Tidak hanya melempari batu, simpatisan PDIP itu juga telah bersiap perang dengan membawa senjata tajam sehingga memancing kemarahan massa GPK yang tengah konvoi itu. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA