Menhub Dan Mendag Teken Deklarasi Doro Longga Di HPN 2019

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 04 Februari 2019, 10:43 WIB
Menhub Dan Mendag Teken Deklarasi Doro Longga Di HPN 2019
Foto: RMOL
rmol news logo Kementerian Perhubungan bersama Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2019 menggelar deklarasi Doro Londa di atas Kapal Motor Doro Londa yang tengah bersandar di Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, Senin (4/2).

Deklarasi ini bersamaan pembukaan Seminar Nasional Tol Laut "Melanjutkan Konektivitas, Membuka Jalur Logistik dan Menekan Disparitas Harga".

Deklarasi ini ditandatangani Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi; Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita; dan Direktur Utama PT Pelni, Insan Purwarisya L Tobing juga perwakilan Panitia HPN 2019, Iswara Darwayana

Moderator acara, Muhammad Ihsan menyebutkan, ada enam poin deklarasi Doro Longga yang secara umum berisi komitmen untuk menguatkan pengembangan tol laut di Indonesia.

"Segera melakukan digitalisasi sistem dan proses pengangkutan laut sehingga lebih efektif, efisien dan transparan," lantang Ihsan memimpin pembacaan deklarasi Doro Londa diikuti para peserta yang hadir.

Selanjutnya,perlu adanya peningkatan sosialisasi keberadaan program tol laut dengan metode yang lebih kreatif dan inovatif kepada seluruh pemangku kepentingan terutama di daerah-daerah jalur tol laut.

Ketiga, merasa perlu memberikan perhatian khusus pada peningkatan kualitas pelayanan jasa pelabuhan dan pengurangan tarif bongkar muat kargo di pelabuhan.

Keempat, mengharapkan untuk dilakukan pemetaan ulang dan lanjutan dari konsep tol laut ke depan dengan melibatkan semua pihak termasuk pihak swasta dan pemerintah daerah yang dilalui tol laut.

Kelima, meminta agar pelaksanaan sistem tol laut memperhatikan dan mengikutsertakan pelayaran rakyat yang sudah ada lebih dulu. Sehingga mereka menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari simpul tol laut.

"Mengharapkan konsistensi dan keberlajutan dengan pengembangan transportasi laut di Indonesia sehingga memberikan kepastian usaha di sektor angkutan ini," kata Ihsan mengakhiri.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA