"Perlu TNI-Polri menyampaikan kepada masyarakat karena TNI-Polri punya mata dan kuping di daerah. Jangan bangsa ini terpecah dan jadi korban berita hoax yang diberikan orang-orang tidak bertanggung jawab," jelasnya usai Rapim TNI-Polri di Gedung PTIK, Jakarta, Selasa (29/1).
Luhut membantah jika dikatakan narasi yang selama ini dibangun bahwa pemerintah lemah dan akan runtuh. Ditambah dengan utang luar negeri yang menumpuk.
"Tidak benar juga PKI ada, tidak benar juga ada kriminalisasi ulama dan sebagainya," katanya.
Luhut menegaskan bahwa selama ini pemerintah bekerja secara profesional dan selalu menyampaikan data-data yang akurat.
"Saya ingatkan, kita jangan terbawa oleh berita palsu," imbuhnya.
[wah]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: