Seminar tersebut bertujuan untuk mengajarkan strategi mudah menghafal Alquran melalui metode hipnosis. Adapun tema yang diangkat "Menghafal Alquran Semudah Berbicara" dengan menghadirkan pakar hypnotahfizh, ustaz Fahrur Razi, S.Pd.I, CHt., yang juga pendiri dari Trainer Hypnotahfizh Academy.
"Tetapkan tujuan dan buat mindset bahwa menghafal quran itu mudah," ujar ustaz Fahrur memotivasi seluruh peserta.
Ustaz Fahrur juga mengungkapkan bahwa hypnotahfizh meningkatkan kesadaran pada faktor kritis pikiran bawah sadar untuk menerima sugesti. Karena itulah otak dapat dengan mudah menghafal ayat-ayat suci Alquran.
Hypnotahfizh sendiri adalah teknik menghafal dengan menggunakan gelombang Alpha dan Tetha yang merupakan penyimpanan tetap di pikiran bawah sadar manusia. Kondisi ini membuat kecerdasan lebih kuat 800 persen atau delapan kali lipat dari pikiran sadar.
"Tugas kita sebagai insan Allah memantaskan diri dan itu bisa dilakukan beberapa cara salah satunya dengan banyak bersyukur ketika mendapatkan kesulitan dan bersabar ketika mendapatkan kemudahan," pesan Ustaz.
Selanjutnya, ustaz Fahrur pun mempraktikkan bagaimana cara melakukan hipnosis tersebut.
"Tanamkan dalam pikiran, semakin saya baca semakin mudah saya hafal, saya bisa, saya hafiz quran. Jangan lupa selalu pikirkan untuk apa kita menghafal Alquran, untuk siapa kita menghafal Alquran," tutup ustaz Fahrur, kemudian melakukan hipnosis kepada seluruh peserta.
Acara ini digelar dua hari dengan dua jenis peserta yang berbeda. Untuk hari pertama khusus peserta anak-anak.
Kaitannya dengan menghafal quran, DD Pendidikan sendiri telah mendirikan sekolah khusus untuk menjadi hafiz, ekselensia Tahfizh School (eTahfizh) namanya.
Sekolah setara SMA tersebut diperuntukkan bagi mereka yang memiliki keterbatasan finansial namun berprestasi dan bersemangat tinggi.
Santri angkatan pertama eTahfizh, Ihsan Taqiyudin berkesempatan tampil membacakan tilawah quran sebagai pembuka acara di kedua hari tersebut. Saat ini eTahfizh juga sedang melakukan seleksi untuk santri baru angkatan kedua.
[wid]
BERITA TERKAIT: