Menurut Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan apakah korban sudah meninggal dunia atau belum.
"Tim Basarnas dan SAR fokus cari korban di Kota Palu yakni di Hotel Roa Roa, hotelnya runtuh. Diperkirakan ada 60 orang tertimbun reruntuhan hotel tersebut," katanya dalam jumpa pers di Kantor BNPB, Jalan Pramuka Raya, Jakarta, Minggu (30/9).
Selain itu, sulitnya akses masuk kendaraan membuat proses evakuasi terhambat. Ditambah jaringan listrik yang masih padam.
"Banyak kendala seperti komunikasi terbatas, alat berat terbatas, listrik masih padam. Alat berat kita kerahkan dari Kota Palu tapi tak mencukupi dibandingkan bangunan roboh," ujar Sutopo.
BNPB sebelumnya mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa 7,4 Skala Richter di Palu dan Donggola mencapai 832 orang.
"Jumlah korban jiwa sampai siang ini 832 orang meninggal dunia. Ini terdiri di Kota Palu 821, di Donggala 11 orang," jelas Sutopo.
[wah]