Bentrokan diawali aksi saling lempar antara kedua kubu yang menyampaikan tuntutan berbeda.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut, Muhri Fauzi Hafiz mengecam keras tindakan represif petugas keamanan yang membubarkan paksa demonstrasi mahasiswa dari dua kubu yang berbeda.
"Seharusnya petugas menjaga agar kedua kubu massa yang berbeda tidak terlibat bentrok," kata politisi Demokrat ini seperti dilansir
Kantor Berita RMOLSumut .
Dikatakan Muhri, petugas hendaknya bisa memberikan jaminan keamanan kepada warga yang ingin menyampaikan aspirasi.
"Adik-adik itu harusnya dikawal dan dijaga dalam menyampaikan aspirasinya. Bukan sebaliknya," demikian Muhri.
[jto]
BERITA TERKAIT: