Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Srategis Nasional (PIHPSN) untuk hari ini (Rabu, 15/8) di tingkat retail terpantau relatif terkendali. Beberapa bahkan terpantau turun dibanding hari sebelumnya.
Kenaikan terpantau hanya terjadi pada cabai rawit merah naik tipis 0,22 persen atau Rp 100 per kilogram menjadi Rp 44.650. Sementara cabai merah besar turun 0,29 persen atau Rp 100 menjadi Rp 34.500 per kilogram. Begitu pula cabai merah keriting dan cabai rawit hijau masing-masing turun 0,28 persen dan 0,93 persen menjadi Rp 36.500 per kilogram dan Rp 37.450 per kilogram. Sementara bawang merah sedang turun 0,93 persen atau Rp 100 per kilogram menjadi Rp 26.700 per kilogram. Harga tersebut merupakan rerata dari pasar tradisional di Indonesia yang dipantau PIHPSN.
Menurut Direktur Pengembangan Agribisnis Pasar Komoditas Nasional (Paskomnas) Soekam Parwadi, perkembangan terkini harga bawang dan cabai masih wajar. Tidak ada alasan harga akan melonjak naik, sebab setahun terakhir harga bawang merah justru sangat rendah, khususnya di Brebes dan sekitarnya.
"Selama harga bawang merah di eceran masih di bawah Rp 32 ribu per kilogram, artinya masih sangat wajar dan aman. Pada Idul Adha ini dipastikan harga bawang merah aman terjangkau. Petani jamin pasokan harga stabil," jelasnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (15/8).
Petani bawang merah yang juga Kepala Desa Ketanggungan Sofani mengungkapkan harga bawang merah sayur di tingkat petani Brebes saat ini rata-rata Rp 12 ribu sampai Rp 13 ribu per kilogram.
"Harganya stabil menjelang Idul Adha, kalaupun naik hanya sedikit saja," kata Sofani.
Masyarakat konsumen tak perlu khawatirkan kenaikan harga, karena petani menjamin pasokan cabai dari sentra-sentra produksi hingga kini terkendali lancar.
"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan pasokan cabai segar. Kami jamin akan terus menyuplai penuh ke pasar induk dan beberapa pasar di kota besar. Kami juga sudah kerja sama dengan jaringan Alfamidi untuk membantu masyarakat mendapatkan cabai segar," papar Suhendar, ketua Gapoktan Mujagi Kabupaten Cianjur yang juga sekretaris Asosiasi Champion Cabai Indonesia.
Untuk itu, Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Suwandi mengimbau masyarakat tenang dan tidak perlu menanggapi isu yang beredar.
"Semua terpantau adem ayem dan stabil. Masyarakat diimbau tidak terpengaruh isu-isu harga yang menyesatkan," katanya.
[wah]
BERITA TERKAIT: