Begitu kata Pejabat (Pj) Gubernur Mochamad Iriawan saat berkunjung ke objek wisata tersebut, Rabu kemarin.
Menurut Iriawan, Geyser Cisolok harus bertaraf internasional, sebab Geyser yang menyemburkan uap air keatas hingga belasan meter ini hanya ada dua di dunia. Yakni Brazil dan Geyser Cisolok di Sukabumi.
"Kawasan Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark, artinya dunia sudah diakui dunia, maka fasilitas, pelayanan dan infrastrukturnya pun harus berstandar internasional," kata Iriawan, seperti diberitakan
Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (2/8).
Lebih lanjut Iriawan juga meminta Kadisparbud Jabar untuk segera membuka pelatihan tour guide atau pramuwisata agar bisa menguasai bahasa asing.
"Yang penting penataan dan fasilitas Geyser Cisolok ini geosite-nya harus berstandar internasional, karena sudah diakui dunia bersama Geopark," pungkas Iriawan. [nes]
BERITA TERKAIT: