Anies berharap bahwa fasilitas ruang rawat inap Tuberkulosis Resistance ini ke depanya dapat membuat Jakarta bebas dari penyakit mematikan ini. Anies mengatakan, penyakit tuberkulosis memang sudah banyak merenggut nyawa karena keterbatasan fasilitas di beberapa rumah sakit yang kurang mendukung.
"Kita ingin Jakarta sepenuhnya bebas TB. Ada Tentunya yang namanya umur itu ditangan Allah kita semua bagian ikhtiar, tapi kalau keteledoran - keteledoram dan ketidakmauan kita menyiapkan fasilitas mengakibatkan kejadian seperti itu (pasien meninggal dunia), saya rasanya tak bisa kita mempertanggung jawabkannya dengan baik," paparnya.
Tuberkulosis (TB) sendiri dikenal dengan nama lain TBC. Ini merupakan penyakit menular paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Penyakit ini menular karena penderita TB aktif yang batuk dan mengeluarkan titik-titik kecil air liur, dan terinhalasi oleh orang yang sehat yang tidak memiliki kekebalam tubuh terhadap penyakit ini.
Anies menyebut Rumah Sakit Islam Cempaka Putih ini adalah rumah sakit swasta pertama di Indonesia, yang mempunyai fasilitas ruang rawat inap Tuberkulosis Resistance.
Anies menambahkan jika pihak Pemprov DKI Jakarta sangat mengapresiasi hal itu, dia juga berjanji mempromosikan hal ini masyarakat Jakarta, agar masyarakat DKI Jakarta tahu.
"Saya dengar ini RS swasta pertama (di indonesia) yang memiliki ruang rawat inap untuk TB RO, dan yang pertama itu tiada duanya. Dan saya berharap nanti aspeknya adalah aspek bagian kami nanti, aspek promotif dan preventif kita lakukan, ibu bapak di sini menyiapkan kuratifnya untuk pengobatannya," tutup Anies.
[fiq]
BERITA TERKAIT: