Pj Gubernur Papua: Partisipasi Pemilih Rendah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 27 Juni 2018, 16:45 WIB
Pj Gubernur Papua: Partisipasi Pemilih Rendah
Foto/RMOL Papua
rmol news logo Guna memastikan kelancaran pelaksanaan Pilgub Papua, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkompimda) Provinsi Papua, dipimpin Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo didampingi Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal George Elnadus Supit dan Kapolda Papua, Irjen Boy Rafli Amar melakukan kunjungan ke sejumlah tempat pemungutan suara di Kota Jayapura.

TPS pertama  yang dikunjungi Forkompimda Papua pukul 9.00 Wit ini adalah TPS Asrama Tingkat Uncen Perumnas III Waena.  Namun sayangnya belum ada aktifitas pemilihan di TPS itu. Lalu kesempatan itu dimanfaatkan oleh Penjabat Gubernur dan Pangdam XVII/Cenderawasih berdiskusi dengan beberapa penghuni asrama yang sebagian besar merupakan Mahasiswa Uncen.

Kunjungan monitoring pelaksanaan Pilgub itu berlanjut ke TPS Taman Budaya Waena, TPS Lapas Abepura, TPS SDN Kampkey dan berakhir di TPS Abepantai. Dari hasil monitoring lapangan itu, penjabat Gubernur menilai bahwa untuk Pilgub Papua 2018 ini, partisipasi pemilihnya sangat kurang.

"Sepertinya partisipasi masyarakat rendah. Tadi sampai jam 11.30 Wit, rata-rata dari  DPT hanya sekitar 20 persen yang hadir," ungkap Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo usai melakukan monitoring ke beberapa TPS di Kota Jayapura, Rabu (27/6).

Penyebabnya, sambung Soedarmo, adanya ketidakcocokan data antara daftar nama dalam Daftar Pemilih Tetap(DPT) dengan warga penghuni di sekitar lokasi TPS, dan banyak warga yang belum tahu lokasi TPSnya.

"Kita tanya kepada petugas, ternyata datanya tidak singkron antara di DPT dengan warga yang datang atau berada di sekitar TPS. DPT dan hasil coklet tidak sama. Mereka tinggal di RT A, setelah DPT keluar mereka bisa di DPT B, itu yang mempengaruhi partisipasi pemilih di Kota Jayapura," jelas Penjabat Gubernur Papua.

Kondisi ini sangat disayangkan, apalagi berada di Kota Jayapura yang merupakan ibukota Provinsi Papua. Hal ini jelas menunjukkan buruknya kinerja para penyelenggara Pilgub." Ya kondisinya seperti ini, kalian nilai sendiri aja, kinerja penyelenggara seperti apa," jawab Soedarmo menanggapi pertanyaan wartawan terkait kinerja penyelenggara Pilgub.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA