Begitu dikatakan Dedi Mulyadi seperti dikutip dari
RMOLJabar, Jumat (22/6).
"Kalau tertinggal hasil survei 2 persen saya tidak khawatir, enggak apa-apa. Asalkan 39 persen warga yang belum menentukan pilihan itu aja milih Duo DM," jelasnya.
Dedi tidak terlalu khawatir dengan hasil riset dari sejumlah lembaga survei yang menyebutkan bahwa elektabilitasnya kalah dari paslon nomor urut satu Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu).
"Soal hasil survei saya santai aja mau disalip juga enggak ada
problem karena nanti bisa
nyalip lagi. Asal jangan ditabrak aja, karena nanti yang
nabraknya bisa
dengok," jelasnya.
Pikada Jabar, kata Bupati Purwakarta nonaktif ini, merupakan kompetisi yang paling unik dalam sejarah pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Indonesia.
"(39 persen) itu menjadi hal yang luar biasa karena dapat mempengaruhi hasil akhir siapa yang jadi pemenangnya," demikian Ketua DPD Golkar Jawa Barat ini.
[sam]
BERITA TERKAIT: