Tim kerja Artha Graha Peduli (AGP) untuk ikut "Sauyungan" (guyub rukun) hadir sebagai undangan di acara tersebut.
Kehadiran AGP di awal 2018 yang disemangati dengan gerakan citarum harum adalah salah satu program pemerintah melalui Perpres 15/2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum.
AGP juga terlibat dalam upaya rehabilitasi Sungai Citarum di hulu sungai yaitu Situ Cisanti. Hal ini perlahan mulai dirasakan dampak positif di masyarakat lokal khususnya.
Bersama-sama dengan Kodam III/Siliwangi, AGP fokus bekerja di kawasan Hulu Citarum untuk menghijaukan kembali kawasan hutan yang telah gundul. Interaksi positif pun perlahan mulai terbangun antara warga Tarumajaya dengan AGP.
Pelaksana Harian Artha Graha Peduli Citarum, Haryono Budi Utomo mengungkapkan secara perlahan masyarakat sudah mulai merubah pola hidup mereka yang sebelumnya.
"Selaras dengan Pilar Pertama AGP yaitu Pelestarian Lingkungan, AGP berkomitmen untuk terjun langsung membantu pemerintah menangani masalah yang terjadi di Sungai Citarum terutama pada hulunya," kata dia seperti diberitakan
RMOL Jabar.
Haryono berharap, kegiatan ini bisa mewujudkan cita cita besar untuk Citarum.
"Karena masyarakat kawasan Hulu Citarum adalah Penjaga Tunggal Hutan Kawasan dan Danau Cisanti (Hulu sungai Citarum)," tandasnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: