Pengamat kebijakan publik, Amir Hamzah menegaskan, hal itu penting dilakukan agar program kerja yang masih mandek selama 7 bulan pemerintahan ini bisa berjalan.
"Lazim diberikan oleh pemerintah, mereka yang sedang berkuasa biasanya buat peraturan dengan maksud untuk melestarikan masa jabatannya dia. Kita lihat era Jokowi, Ahok dan Djarot. Ini alasan sampe bulan ke 7 Anies-Sandi belum merubah eselon 2 dan eselon 3 banyak yang memasuki pensiun. Penggantian dapat membantu program kerja berjalan cepat," ujarnya dalam diskusi KAHMI JAYA, Jalan Cipinang Baru, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (10/5).
Menurut Amir, hal ini tidak bisa dibiarkan karena banyak dari pejabat yang saat ini menjabat adalah orang-orangnya pemerintahan Ahok dan Djarot.
Sehingga, kedepannya akan sulit mengompakkan mereka semua untuk satu visi dan misi.
Harapannya, dengan pergantian pejabat eselon di pemerintahan DKI Jakarta mampu mempercepat jalannya program kerja Anies-Sandi untuk membangun kota Jakarta.
"Jika pemerintahan Anies-Sandi Perlu diganti karena posisi pejabat pemerintah yang dilakukan oleh Ahok ada kesengajaan. Jadi sudah saatnya diganti, udah saya katakan kepada Taufik dan Syarif," demikian Amir.
Dalam diskusi tersebut, turut hadir Syarief sekretaris komisi A DPRD DKI Jakarta dari fraksi Gerindra.
[sam]
BERITA TERKAIT: