Pimpinan Ponpes Darul Ulum KH. Ujang Abdussalam menjelaskan, dukungan tersebut diberikan lantaran Rindu dinilai mampu berlaku adil ketika diberikan amanah untuk memimpin Jabar.
Walau begitu, ada dua syarat yang diberikan kepada Rindu atas dukungan yang diberikan. Pertama dapat berlaku adil dalam penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Tenaga Kerja Aasing (TKA).
"Jangan sampai TKA lebih menguasai industri, sementara TKI jadi pengangguran," kata Kiai Ujang dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (30/4).
Dia menilai, banyak persoalan yang mengemuka dan menjadi isu perburuhan saat ini. Misalnya banyak posisi penting diberikan kepada TKA, padahal TKI juga memiliki kemampuan dan kapasitas yang sama dengan TKA.
"Kami minta Rindu lebih memperhatikan TKI dalam masalah perburuhan," pinta Kiai Ujang.
Dia juga berharap, Kang Uu mampu menyatukan para ulama dalam hal muamallahnya, meski mereka memiliki pemahaman yang berbeda.
Di kesempatan yang sama, Kang Uu berjanji bersama pasangannya Kang Emil mempersatukan ulama dari berbagai macam kelompok.
"Dengan menyatukan potensi ulama, politisi, dan pengusaha, serta masyarakat akan membuat Jabar Juara," kata dia.
Kang Uu mengilustrasikan kepemimpinan Rasulullah SAW di Madinah. Kata dia, Madinah maju karena berhasil menyatukan lintas paham dari berbagai golongan dan komunitas.
"Nabi Muhammad juga mampu menempatkan dirinya sebagai pemimpin negara, pemimpin umat, dan sebagai pengusaha dari bisnis niaganya," jelasnya.
Kang Uu juga mengingatkan, kepada para kiai untuk sama-sama ikut berjuang membangun negara ini.
Menurut dia, kalau kita ingin mengubah negara sesuai dengan harapan, misalnya bebas korupsi, pemimpinnya adil, maka ia harus masuk di dalam sistem.
"Sehebat apapun keinginan kita, kalau di luar sistem, di luar kekuasaan, maka kita tidak bisa apa-apa. Di Pilkada ini, saatnya anda ikut menentukan pemimpinnya," kata Kang Uu.
Pesantren Darul Ulum adalah pesantren tua dengan jumlah alumni mencapai ribuan. Pesantren ini mencetak para kiai-kiai besar. KH. Choer Affandi pendiri pesantren Miftahul Huda, kakek Kang Uu adalah salah satu murid di pesantren itu. Di pesantren ini, para kiai belajar kitab-kitab besar.
[rus]
BERITA TERKAIT: