Aksi ini dilakukan karena kepedulian warga Jakarta terhadap Asian Games masih dibawah 10 persen. Data diketahui dari program smart city yang dikembangkan Pemprov DKI dengan Telkom.
Untuk mengangkat kepedulian warga Jakarta Sandi menerapkan penggunaan pin Asian Games kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov.
"Kita akan memasang pin Asian Games di dada. Sekitar 70.000 ASN lingkungan Pemprov DKI maupun BUMD DKI, ada sekitar 50.000 serta petugas penunjang lainnya," ujar Sandi di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (13/4).
Sandi menilai langkah tersebut diyakini mampu meningkatkan popularitas acara olahraga regional empat tahunan itu di warga Jakarta.
Selain, memasang pin di dada sebagai simbol Asian Games 2018, Pemprov juga menambah iklan melalui papan billboar di jalan strategis.
"Ini sekitar tiga bulan menuju Asian Games kami akan mendorong terus promosi melalui LED atau billboard," tutup Sandi.
[nes]