Kegiatan bertema "Anak Muda Menyambut Indonesia 4.0" ini diinisiasi oleh Ketua Umum DPP AMPI, Dito Ariotedjo. Dia mengatakan bahwa dalam kegiatan yang bekerja sama dengan beberapa instansi pemerintah dan komunitas ini. Diharapkannya para pemuda mampu menyumbangkan segala pemikiran mereka terkait visi Negara Kesejahteraan 2045 dalam bentuk video pendek, karya tulis, dan aplikasi digital.
"Karya-karya ini nanti dikumpulkan menjadi manifestasi dari optimisme serta harapan mereka semua untuk Indonesia di masa depan," kata Dito dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Kamis (5/4).
Hal itu menurutnya dia adalah untuk membangun, memperkuat harapan, keyakinan dan optimisme bahwa masa depan Indonesia akan jauh lebih baik, tidak seperti isu negatif yang selama ini beredar. Sebut saja misalkan Indonesia bakal bubar pada tahun 2030.
"Sekarang, anak muda lebih membutuhkan didorong optimisme untuk menstimulasi kreatifitas yang berbasis problem-solving dari mereka, bukan malah dengan negatifitas yang akan melemahkan kecenderungan positif," tegasnya.
Optimisme generasi muda ditekankannya sangatlah perlu karena memang ke depan mereka-mereka lah yang bakalan menjadi pemimpin masa depan.
"Saya pikir, dengan menginspirasi mereka melalui optimisme dan hal positif adalah salah satu jalan terbaik dalam membangun pemuda dan Indonesia," tekan Dito.
Dito yang juga menjabat Ketua DPP Partai Golkar Bidang Inovasi Sosial dan Politik, kembali menegaskan bahwa cara penyampaian aspirasi dan visi seperti ini adalah salah satu cara yang relevan untuk menyerap aspirasi dan tantangan kebangsaan secara langsung dari masyarakat, untuk kemudian dijawab bersama dengan solusi. Hal ini senafas dengan semangat pemerintahan Presiden Joko Widodo
#MenujuIndonesiaMaju serta konsep negara ke depan yang tertuang dalam Visi Negara Kesejahteraan 2045.
"Intinya, kita semua sebagai mitra pemerintah tidak bisa lagi menutup mata bahwa anak muda adalah harapan. Mengacu kepada Visi Negara Kesejahteraan 2045, cara pandang, ide dan pemikiran kita yang sekarang, adalah pilar-pilar untuk membangun masa depan, Indonesia dan Dunia," demikian Dito.
[mel]
BERITA TERKAIT: