Sebelumnya, mereka dijanjikan oleh seseorang bernama Musa yang belakangan ditengarai menjabat Komisaris Damri. Surat pernyataan kekecewaan para driver online terhadap Musyafar itu beredar di kalangan wartawan.
"Dengan ini menyatakan betul ada janji dari seorang yang kami kenal bernama Musa sebagai penghubung driver online yang menolak Permenhub 108/2017 untuk bertemu Presiden Jokowi," demikian kutipan surat pernyataan itu.
Namun, sampai acara selesai, Musafar tidak memenuhi janjinya tersebut. Bahkan dijanjikan kepada para driver online itu jika Jokowi tidak bisa hadir maka tatap muka lewat
video confrence.
"Kami semua tertipu. Karena janji tidak ditepati untuk ketemu Presiden Jokowi," kata salah seorang driver yang enggan disebutkan namanya.
Sementara salah seorang driver lainnya mengaku heran dengan acara Kopdarnas. Karena menurutnya ada unsur pemaksaan. "Kenapa acara Kopdarnas
kok pemaksaan ya? Karena saya di paksa oleh beberala komunitas disuruh datang padahal daya sudah bilang kalau saya lagi kerja," ujarnya.
[wid]