Dewan Pembina Penyelenggara Karnaval Cap Gomeh Charles Honoris menjelaskan pihaknya telah mengirim undangan kepada Anies maupun Sandi, namun keduanya tidak bisa hadir.
Menurut Charles bukan hanya undangan acara yang dikirimkan, pihaknya juga mengirimkan permohonan audensi kepada Pemprov DKI Jakarta. Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, acara ini sudah digagas sejak Desember 2017 dan di saat itu pula surat undangan dan audensi sudah dikirmkan ke Pemprov DKI Jakarta.
"Kita sudah undang Pak Gubernur bahkan mengajukan audiensi sebelumnya, tapi tak ada respon dari beliau," ujarnya saat ditemui disela acara.
Charles menduga ketidakhadiran Anies dalam acara tersebut lantaran sudah pernah menghadiri perayaan Cap Gomeh di tahun sebelumnya, sehingga Anies enggan menghadiri kembali.
Meski begitu Charles menepis bahwa ketidakhadiran Anies lantaran berkaitan dengan Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Menurutnya kehadiran Walikota Jakarta Barat Anas Efendi Anies sudah mewakili Pemprov DKI Jakarta.
Acara ini sudah dua kali diselenggarakan di Jakarta, masyarakat Jakarta antusias menikmati acara. Adapun para pejabat yang hadir dalam acara tersebut yakni Menteri Kordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar, Ketua MPR Zulkifli Hasan, dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang.
Panggung utama Karnaval Budaya Nusantara Cap Go Meh Glodok 2018 berada di depan LTC Glodok. Sedangkan pawai budaya nusantara menelusuri Jalan Hayam Wuruk arah Harmoni, berputar di depan Gajah Mada Plaza dan berakhir di Green Central City.
"Kalau saya lihat warga Jakarta itu butuh hiburan. Sepanjang jalan saya lihat tadi kerumunan orang semua," tutup Charles.
[nes]