Lapas Pemuda Tangerang Salurkan Bakat Napi Lewat Gelaran Pentas Seni

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 23 Februari 2018, 02:16 WIB
Lapas Pemuda Tangerang Salurkan Bakat Napi Lewat Gelaran Pentas Seni
rmol news logo . Salurkan bakat seni yang terpendam ke hal positif, Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Pemuda Kota Tangerang menyelenggarakan pentas seni untuk para narapidana seluruh Provinsi Banten.

Direktur Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Benda Sitaan dan Barang Rampasan Negara, Wahiddin mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, kegiatan positif semacam itu bisa saja membuat Napi tidak lagi mengulangi perbuatannya saat mereka keluar dari penjara nanti.

"Mari kepada masyarakat jangan abaikan mereka (Napi) yang masih punya potensi kembali ke masyarakat yang lebih baik lagi," kata Wahiddin di Lapas IIA Pemuda Kota Tangerang, Kamis (22/2).

Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang Marlik Subiyanto mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan hiburan untuk para Napi dan petugas sipir yang selama ini jenuh beraktivitas di dalam rumah tahanan.

Dimana saat dalam Lapas, pihaknya mengaku selalu melakukan pembinaan kepada seluruh Napi dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki.

"Mereka di dalam (Lapas) mungkin ada beberapa yang pintar, nanti kita ajari supaya menular dengan teman-teman yang lain berkesimbangunan ilmu-ilmu seninya. Kita banyak melakukan kegiatan-kegiatan seperti kegiatan religius istigasah supaya ada kemampuan spiritual agar berimbang lah antara seni dan secara mental. Harapan kita agar ketika mereka keluar kembali lagi ke hal-hal yang positif," urainya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIA Pemuda Kota Tangerang, Azis bahwa acara ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi tentang bahayanya penyalagunaan narkoba kepada masyarakat dan warga binaan.

Kegiatan semacam ini menurut dia sangat penting. Sebab 70-80 persen warga binaan Lapas ini merupakan mereka yang pernah terlibat dalam penyalahgunaan dan jaringan peredaran narkoba.

"Oleh karena itu kami terus berupaya untuk terus memperbaiki pola berpikir mereka bahwa narkoba ini sangat berbahaya. Tema acara sosialisasi jiwa muda anti narkoba ini merupakan harapan kita agar semua warga binaan lapas pemuda bisa bebas dari narkoba ketika mereka kembali ke masyarakat melalui pembinaan dan penyuluhan yang didapatkan dari kami," tukas Azis. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA