Menurut Staf Ahli Kemenkominfo Henry Subiakto, akun sosial atau konten bermuatan LGBT yang tayang langsung dapat diketahui dan segera diblokir.
"Kami melakukan crowling sekarang pakai mesin namanya Drone9, itu mencari konten-konten bermasalah secara hukum, kalau ketahuan baru diadakan, mengumpulkan. Nah itu baru kemudian kita take down," jelasnya usai diskusi di Kantor DPP PAN, Jalan Senopati, Jakarta, Kamis (1/2).
Henry mengatakan, dengan menggunakan mesin Drone9, pihaknya dapat lebih cepat menindak akun-akun maupun konten materinya menyimpang dari Pancasila.
Lanjutnya, untuk mengadakan mesin buatan anak bangsa tersebut tidak butuh biaya terlalu mahal.
"Tidak banyak, cuma Rp 190-an miliar. Sama sistemnya sama ongkos operasionalnya itu kan dari dalam negeri," demikian Henry.
[wah]
BERITA TERKAIT: