Akibat Gelombang Tinggi Warga Karimunjawa Terancam Krisis BBM

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 01 Februari 2018, 03:57 WIB
Akibat Gelombang Tinggi Warga Karimunjawa Terancam Krisis BBM
Ilustrasi/Net
rmol news logo Gelombang tinggi yang terjadi di Laut Jawa membuat Pertamina MOR IV pasrah menahan suplai kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Pulau Karimunjawa.

Akibatnya, warga di kepulauan terluar di Jawa Tengah mengalami krisis BBM.

"Terakhir kita mengirim suplay bbm 3 januari 2018, yaitu 75 ribu liter. Normalnya bisa digunakan 7-10 hari," kata General Manager Pertamina MOR IV, Yanuar Budi Hartanto seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (31/1).

Diakui Yanuar, cuaca buruk di laut jawa menjadi hambatan Pertamina untuk mendistribusikan BBM. Menurutnya, Pertamina MOR IV sudah menyiapkan untuk pengiriman BBM yaitu tgl 10 januari, namun pihaknya mendapat larangan berlayar karena cuaca buruk.
 
"Untuk larangan berlayar sampai sekarang belum dicabut, tentunya bila kita paksakan juga kita tidak punya izin untuk berlayar.  Keselamatan faktor utama untuk pendistibusian bbm ini," tambahnya.

Yanuar menjelaskan sampai saat ini kapal pengangkut BBM masih bersandar di Tanjung Emas sampai izin berlayar diperbolehkan oleh Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP). Hal ini dimanfaatkan untuk menambah pasokan BBM yang akan dikirim ke pulau Karimunjawa.

"Ada penambahan jumlah BBM yang dikirim yaitu 135 ribu kiloliter mungkin dapat untuk bertahan 20 hari. Rinciannya Pertalite 55  kiloliter, Bio Solar 70 kiloliter, Dexlite 10 kiloliter. Dan LPG juga akan kita kirim lewat Jepara," tandasnya.

Sebelumnya Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo mendesak Pertamina untuk membangun bunker BBM di Karimunjawa. Ganjar menilai dengan dibangunnya bunker bisa Untuk menyimpan BBM dalam jangka panjangnya, terlebih jika cuaca buruk, pasokan BBM di Pulau Karimunjawa juga tidak terganggu. [nes]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA