Menurut Edy berdasarkan pantauan Pusat Kendali Operasi Kereta Api (Pusdalopka) Daop 1 Jakarta, pasca terjadinya gempa perjalanan Kereta Api tidak tergangu, baik perjalanan Jakarta-Bogor, Sukabumi, dan Merak.
"Seluruh unit yang ada di jajaran Daop 1 Jakarta segera bertindak mengantisipasi kejadian gempa ini dengan memeriksa seluruh bagian, baik dari sarana, prasarana, maupun operasional Kereta Api," ujar Edy seperti keterangan tertulisnya, Selasa (23/1).
Edy menambahkan untuk wilayah Daop 1 Jakarta tetap aman dan semua pengoperasian perjalanan Kereta Api tetap terkendali dan Normal seperti biasanya.
"Semua perlengkapan dan perangkat persinyalan, listrik aliran atas, sarana dan prasarana dalam keadaan baik dan tidak ada kerusakan apapun," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya Gempa dengan kekuatan 6.1 SR melanda wilayah Provinsi Banten pada pukul 13.34.50, Selasa (23/1). Titik gempa berada pada kedalaman 61 Km, dengan pusat lokasi gempa 7.21 LS, 105.91 BT atau 81 kilometer Barat Daya Lebak-Banten.
[nes]
BERITA TERKAIT: