Di JPO itu, rangkaian besi bagian atap maupun tiang tangganya sudah terlihat kropos dan rusak.
"Ngeri lihat jembatan ini. Kondisinya sudah pada kropos dan berkarat, kami khawatir ambruk aja," tutur Mirna, salah satu pengguna JPO di lokasi.
Hal senada juga dituturkan Sobri, salah satu tukang ojek yang biasa mangkal di bawah JPO tersebut. Ia berharap ada perhatian dari instansi terkait sebelum jatuh korban.
"Kalau bisa pemerintah secepatnya diperbaiki. Sebelum makan korban karena rubuh," tukasnya.
Camat Kalideres Jakarta Barat, Supriyadi dikonfirmasi mengatakan bahwa usul perbaikan akan disampaikan dalam rapat Musrenbang.
"Bukan cuma itu saja, ada beberapa tanda batas wilayah juga yang sudah memprihatinkan kondisinya," kata camat.
Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Kota Administrasi Jakarta Barat, Anggiat Banjar Nahor mengatakan, masalah JPO sudah bukan lagi Sudis Perhubungan dan Transportasi. "Kalau keadaannya sudah terlihat membahayakan, mamang harus direhab.Tapi sekarang masalah itu sudah menjadi tupoksi PU Bina Marga," ujar Kasudinhubtrans mengaku belum tahu sejarah jembatan tersebut.
Sementara itu, Kasie Pemeliharan Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Barat, Hans mahendra menjelaskan, memang sudah ada rencana perbaikan JPO di Jalan Daan Mogot. "Kami menunggu comcat (competitive catalog) sekarang sedang berproses di BPPBJ. Doakan saja cepat teralisasi," tutupnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: