"Insya Allah lolos karena tiap enam bulan sekali saya tes kesehatan, tiap pagi saya juga lari 5-6 km habis salat subuh," ujar Kang Hasan, biasa bakal calon gubernur Jawa Barat itu disapa, usai konsolidasi internal di Cirebon, Kamis (18/1).
Kepada wartawan seperti dilansir dari
RMOLJabar.Com, Kang Hasan menegaskan bahwa mahar politik diharamkan di PDI Perjuangan.
"Di kita PDIP, uang politik dilakukan secara gotong royong. Pengertian mahar itu yang disetorkan calon kepada partai dan itu haram untuk PDIP," tegas Kang Hasan yang juga ketua DPD PDIP Jabar.
Terlebih, dalam Pilkada Jabar ini juga ia tidak dimintai mahar.
Lebih lanjut kata dia, mesin partai di 15 kota dan kabupaten siap digerakkan untuk memenangkan pemilihan Juni 2018 nanti.
"Kekuatan terus bergerak bahkan bertambah dan dari 15 wilayah itu salah satunya Cirebon," tukas Kang Hasan yang wakil ketua Komisi I DPR.
[wid]
BERITA TERKAIT: