Kapolsek Tugu Kompol Davis Busin Siswara saat ditemui di lokasi mengatakan korban tewas bernama Rosit (60) dan Ahmad Sofa (30), warga Sumbersari Kendal. Korban Rosit merupakan ayah mertua dari Ahmad Sofa, sementara korban kritis bernama Mashadi (40), ketua RT setempat yang ikut membantu memesang cerobong asap.
"Ketiganya akan memasang cerobong asap di rumah korban yang rencananya akan membuka usaha penggorengan tahu," ungkap Kompol Davis.
Davis menambahkan saat memasang cerobong asap yang terbuat dari bahan seng tertiup angin dan menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi yang berjarak kurang dari 1 meter.
"Kebetulan kabel listrik dekat pemasangan cerobong belum terbungkus, diduga cerobong tersebut menempel kabel," imbuh Kompol Davis.
Akibatnya, lanjut Davis, ketiga korban terpental dan mengalami lukas bakar. Ahmad Sofa dan ayah mertuanya Rosit meninggal dunia saat perjalanan menuju Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas) Kaliwungu. Sedangkan Mahsasi yang mengalami luka parah kondisinya saat ini kritis dan dirawat di RS Tugurejo Semarang.
"Polsek Tugu dan Inafis Polrestabes saat ini masih melakukan olah TKP, untuk mengetahui penyebab yang pasti," pungkasnya.
[Imam/RMOL Jateng/dem]
BERITA TERKAIT: