Demikian disampaikan Panitia Rakornas NU Care-Lazisnu, Rohman saat berbincang dengan redaksi, Rabu (17/1).
Menurut Rohman, pesan muktamar NU di Jombang mengamanatkan tentang program-program kesehatan dan ekonomi harus menjadi komitmen NU didalam dakwanya.
"NU Care-Lazisnu sebagai bagian dari NU siap memantapkan amanat kemandirian umat dibidang kesehatan dan ekonomi lewat Rakornas di Sragen besok. Rakornas ini juga sekaligus menyongsong ke 100 tahun NU. Sebagai lembaga zakat NU kita punya kewajiban untuk memajukan masayrakat Indonesia yang mayoritas NU," kata Rohman.
Dalam rakornas yangn akan digelar dari 29-31 Januari di Ponpes Walisongo Sragen itu kata Rohman akan memastikan metode NU soal fundrising dan pengumpulan dana yang paling cocok bagi Nahdiyin. Untuk rakornas tahun ini, kata Rohman, pengumpulan koin lewat kotak koin NU juga akan kembali digalakkan.
"Tahun lalu pengumpulan koin di Sukabumi sukses. Dari hasil pengumpulan dana bisa membangun klinik dan beli ambulance. Rakornas di Sragen kita akan beli Rumah Sakit NU Sidowaras Sragen," kata Rohman.
Untuk itu, kata Rohman, melalui Rakornas di Sragen pembuatan RS NU Sidowaras Sragen akan menjadi program andalan dibidang kesehatan. Sementara di bidang ekonomi adalah melalui pengumpulan poin dan edukasi tentang pentingnya belajar sedekah, infaq dan zakat kepada masyarakat sebelum menjadi wajib zakat.
"Setiap pagi masyarakat dilatih sedekah dan infaq lewat model community development dan baitul mal. Harapan kita rakornas Sragen bisa menginspirasi kemandirian masyarakat diseluruh Indonesia," kata Rohman.
Menurut Rohman yang akan hadir dalam Rarkonas NU Care-Lazisnu di Sragen adalah Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirajd serta 120 lebih pengurus cabang NU di seluruh tanah air.
[san]
BERITA TERKAIT: