PILKADA JABAR

HNW Posting Pakta Integritas Demiz-Demokrat, Lihat Poin Ketiga

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 01 Januari 2018, 13:46 WIB
HNW Posting Pakta Integritas Demiz-Demokrat, Lihat Poin Ketiga
Foto/Net
rmol news logo . Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) membuka pakta integritas Deddy Mizwar (Demiz) dengan Partai Demokrat.

Komitmen politik Demiz-Demokrat itu menjadi faktor utama PKS meninggalkan Demiz pada Pilkada Jawa Barat 2018.

Adapun yang dipermasalahkan adalah poin ketiga dari pakta integritas tersebut. Yaitu, Demiz akan menggerakkan mesin partai untuk memenangkan capres dan cawapres yang diusung Partai Demokrat pada Pilpres 2019.

"Bang @Deddy_Mizwar_ berikut Pakta Integritas, ya Abang tandatangani, yg pd point 3 jelas menyebutkn ttg komitmen Demiz unt gerakkan mesin Partai unt memenangkan Presiden/Wakil Peesiden yg diusung olh Partai Demokrat. Dokumen ini kami dapat dari 2 sumber yg sangat dekat dg Antum," tulis HNW di Twitter, Senin siang (1/1).

"Sekali lagi, kami hormati pilihan politik Bang Demiz. Sbgmn kami juga berterimwkasih, Bang Demiz pun hormati pilihan politik kami di PKS," sambung wakil ketua MPR itu.

HNW mengaku memposting pakta integritas Demiz-Demokrat atas permintaan Demiz sendiri.

"Ust HNW org yg baik..utk mengakhiri ini silakan beliau menunjukkan kontrak politik yg dimaksud via sosmed atau sambil ngopi hehe," kata Demiz sebelumnya di akun @Deddy_Mizwar_.

"Waalaikumussalam.Trims Bang Demiz, orang baik yg dulupun saya jadi timses, saat Beliau dimajukn bersama kang Aher dlm pilgub Jabar 2012. Tentunya Bang Demiz masih ingat WA yg saya kirim Sabtu lalu, diantara nya ttg publikasi komitmen/kontrak politik tsb. Saya ikuti usul Antum," jawab HNW.

Belakangan setelah tidak bersama Demiz, PKS bergabung dengan koalisi Partai Gerindra dan PAN. Gerindra, PKS dan PAN sepakat mengusung pasangan Mayjen TNI (Purn) Sudrajat-Ahmad Syaikhu.

Ada empat poin pakta integritas yang ditandatangani Demiz pada 2 Oktober 2017. Pertama, siap menjadi anggota Partai Demokrat dan ditempatkan di struktur partai. Kedua, siap menjadi calon gubernur Jawa Barat tahun 2018-2023 dan memenangkannya serta menggerakkan mesin partai dan biayanya. Ketiga, siap menggerakkan mesin partai untuk memenangkan presiden/wakil presiden yang diusung oleh Partai Demokrat tahun 2019-2024. Keempat, siap menerima arahan partai koalisi. [rus]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA