Beras yang banderol Rp 8.500 per kilogram kurang diminati masyarakar. Meskipun operasi pasar digelar di lokasi Pasar Singaparna.
"Seperti yang bisa dilihat ini belum ada peminat dari masyarakat dengan operasi pasar beras ini, ada banyak faktor kalau saya liat sepinya peminat," papar Kasi Perdagangan Dalam Negeri Indag Kabupaten Tasikmalaya, Budi Rahmat, seperti diberitakan
RMOLJabar.Com, Jumat (29/12).
Menurut dia, salah satu faktor penyebabnya karena saat ini warga masih fokus liburan dan persediaan beras masih aman.
"Sebetulnya kami sudah menghubungi kecamatan untuk mensosialisasikan, tapi ini akan jadi bahan evaluasi kami," papar Budi.
Operasi pasar beras ini dalam rangka gerakan stabilitas harga beras serta pasokannya di pasaran. Operasi pasar kali ini, Dindag bersama Bulog menyediakan 1 ton beras jenis medium.
[wid]
BERITA TERKAIT: