"Kegiatan yang digagas HMPI sangat positif dan memiliki manfaat tinggi karena menjembatani pertemuan ilmiah antara pemerintah daerah sebagai eksekutor, swasta sebagai pelaku bisnis dan perguruan tinggi sebagai pusat pengetahuan ilmiah," jelas Jumain dalam pertemuan dengan jajaran Pengurus DPP Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (DPP HMPI) di ruang kerjanya, kemarin.
"Tentu kami sangat mengapresasi dan sepakat mendukung sepenuhnya agar HMPI ikut mensukseskan acara Harteknas 2017 yang juga mengangkat tema Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan," sambungnya.
Peringatan puncak acara Harteknas akan digelar di Makassar pada 10 Agustus 2017 yang akan dihadiri beberapa menteri terkait dan rencananya akan dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo. Jumain Appe sebagai Ketua Panitia.
Sedangkan Konasmi yang akan digelar HMPI pada 21-23 September mendatang di Makassar akan didesain dalam beberapa sub kegiatan. Pertama, konsolidasi pemerintah kabupaten/kota berbasis kemaritiman dan kepulauan (pesisir) seluruh Indonesia. Kedua, seminar nasional dengan menghadirkan narasumber dari kalangan swasta, perguruan tinggi dan pemerintah abupaten/kota yang telah memanfaatkan potensi kelautan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.
Ketiga, simposium internasional akan menghadirkan narasumber dari negara-negara anggota Asosiasi Negara-negara Pesisir Samudra Hindia (Indian-Ocean Rim Association, IORA). Serta pameran poster dan karya ilmiah dari peneliti dan penulis bertajuk isu kemaritiman.
Ketua Umum DPP HMPI Andi Fajar Asti menyambut baik kesepakatan tersebut. Bahwa Harteknas 2017 akan disemarakkan dengan rangkaian kegiatan ilmiah Konasmi yang juga mengangkat tema tentang maritim. Yaitu, Komitmen Pemerintah Indonesia sebagai poros IORA Menuju Kesejahteraan Masyarakat Pesisir dan Kepulauan.
"Harapannya, setelah kegiatan ini maka akan dikonkretkan pada penguatan komitmen seluruh pemerintah daerah/ kota pesisir dan kepulauan untuk memasukkan isu maritim dalam penyusunan APBD dan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) dengan pelibatan pihak swasta sebagai investor pembangunan," demikian Andi Fajar Asti ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: