Pengendara ojek online itu menghembuskan napas terakhir secara tiba-tiba sebelum nasi yang disantapnya habis.
"Dia pesan nasi, mau makan katanya. Eh, baru makan beberapa suapan, langsung meninggal orangnya," kata penjual nasi uduk, Ponian.
Sontak Ponian panik. Bersama sejumlah rekan pengemudi ojek, ia berusaha menyelamatkan korban. Namun nyawa Supriyadi tak tertolong.
Menurut Muhamad Nurman, rekan Supriyadi, korban mengeluh sakit sebelum menghembuskan nafas terakhir.
"Sekitar lima suap nasi, kemudian korban mengeluh sakit. Lalu dia jatuh ke depan," ungkap Nurman.
Nurman kaget lalu berusaha menolong, tapi gagal. Ia dan rekan kemudian menghubungi petugas kepolisian setempat. Pemeriksaan kemudian dilakukan petugas.
"Kami lakukan pengecekan di tempat kejadian perkara, lalu pemeriksaan saksi-saksi," ujar Kanit Reskrim Polsektro Cilandak Inspektur Satu Agus Herwahyu Adi.
Hasil pemeriksaan, tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada warga Jalan Sumbadra No. 13 RT 05/007, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat itu.
Polisi menduga, korban meninggal karena sakit. Saat ini, Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah dipasang garis polisi.
"Jenazah kami bawa ke rumah sakit Fatmawati guna memastikan lebih jelas penyebab kematian korban," demikian Agus.
[ald]
BERITA TERKAIT: