Selain seniman, mereka juga menggandeng masyarakat umum untuk menjaga nilai-nilai tersebut. Aplikasinya, melalui pentas seni, mulai dari pembacaan puisi, musik, teater dan drama.
"Nilai-nilai toleransi saat ini ibarat sebuah harga yang mahal, maka dari itu harus kita rawat," ungkap Koordinator Acara Selaci, Endin SAS.
Endin mengatakan, Indonesia yang dibangun melalui aneka ragam kebhinekaan. Mulai dari suku, ras dan agama. Maka, sudah sepatutnya hal itu harus dijunjung tinggi.
Mengingat, sikap toleransi dan kebhinekaan terlebih para seniman bukan hanya dari satu suku atau agama semuanya beraneka ragam.
"Sikap inilah yang harus kita jaga terlebih saat ini," tukasnya.
Dalam kegiatan tersebut, juga terdapat bazaar buku antik, lukis sket sa wajah dan beberapa lehiatan seni lainnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: