Begitu dikatakan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam kunjungannya ke Osaka, Jepang, kemarin. Yakni dalam pertemuan dan diskusi di kantor IDEA Consultant Japan. Pertemuan dihadiri Dirut IDEA Consultant Japan Dr Hideo Tabata dan Wadirut Dr Akihiro Tabata.
Sementara Gubernur Sulut didampingi Ketua DPRD Propinsi Sulut Andrei Angouw dan anggota Rocky Wowor, Sekprov Edwin Silangen, Kadis Pendidikan Gemmy Kawatu, Rektor Unsrat Prof Dr Ellen Joan Kumaat dan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Prof Dr Grevo S Gerung.
Gubernur Olly pun menyampaikan rencana Pemprov Sulut membangun pusat kemaritiman atau Nort Sulawesi Marine Education Center juga akan mengembangkan sektor kepariwisataan.
"Kami berharap kerja sama ini dapat dilaksanakan bukan hanya di bidang kemaritiman saja, akan tetapi di berbagai bidang lainnya yang menjadi spesialisasi IDEA Consultant," ujar Gubernur Olly.
Salah satunya, menurut Olly, dengan mengembangkan danau alami dan terbesar di Sulawesi Utara yaitu Danau Tondano. Normalisasi danau yang terletak di Kabupaten Minahasa itu penting dilakukan dari eceng gondok, berikut pemanfaatan dan pengelolaan tanaman air mengapung tersebut.
"Kita siap memfasilitasi Idea Consultant dalam upaya normalisasi danau Tondano dari eceng gondok dan pemanfaatan serta pengelolaan eceng gondok," jelasnya.
Tindak lanjut dari kerja sama ini, menurut Olly, nantinya dibahas mengenai hal-hal teknis secara komprehensip oleh tim dari Pemprov Sulut, Unsrat dan IDEA Consultant.
Mengakhiri pertemuan, sebagai pertanda awal kerja sama, Gubernur Olly dan Dirut IDEA Consultant Japan, Dr Hideo Tabata dalam kesempatan itu saling bertukar cinderamata.
[wid]
BERITA TERKAIT: