Sejak hari pertama para prajurit ikut dalam upaya pencarian korban. Saat ini masih berada di lokasi untuk penanganan selanjutnya.
"Kita terlibat dalam pelayanan di posko kesehatan, penanganan para pengungsi penyiapan makanan dapur umum, serta melaksanakan kegiatan pembersihan puing-puing bangunan yang terkena rusak," kata Kapendam I/BB Kolonel Inf Edi Hartono, Rabu (29/3) seperti dimuat
RMOLSumut.Com.Data terakhir korban jiwa dalam musibah tersebut yakni tujuh orang meninggal, di mana lima orang di antaranya warga Padang Sidimpyan, satu korban warga Mandailing Natal dan satu korban lainnya warga Tapanuli Selatan.
Lima orang korban meninggal di Padang Sidimpuan yakni Saikum Sarumpaet (48), Syahriana Simatupang (45), Sakinah Sarumpaet (10), Rafiah Sarumpaet (8) dan Bahar Efendi (55).
Sementara itu di Kabupaten Madina satu orang meninggal dunia yakni Ibu Alan (76). Satu korban lagi di Tapanuli Selatan atas nama Kaya Anua Siagian (63)
"Kondisi banjir saat ini sudah surut, sebagian material banjir sudah dibersihkan dan beberapa warga mulai membenahi rumah yang mengalami kerusakan akibat banjir," ujar Edi.
Kerugian material sendiri yakni, 61 unit rumah hanyut, 71 unit rumah rusak berat, 62 unit rumah rusak sedang, 109 unit rumah rusak ringan, 14 ruang kelas sekolah rusak sedang, tujuh unit kendaraan rusak, jalan 450 meter rusak, 27 unit rambin rusak, tiga jembatan rusak, empat unit bronjong rusak, tiga bendungan rusak, empat saluran irigasi rusak, lima unit dek penahan rusak serta satu unit pagar 90 meter rusak.
Masih kata mantan Dandim 0212/TS ini, pihaknya melibatkan berbagai kalangan membentuk Satgas Tanggap Darurat.
"Pembentukan Satgas Tanggap Darurat ini melibatkan 150 personil Kodim 0212/TS, 100 orang personil Yonif 123/RW, 200 personil Polres, 90 personil Brimob, 90 orang BPBD, 75 orang Satpol PP, 30 orang FKPPI, 30 orang PPM, 75 orang Dinas Kesehatan, 45 orang Dinas Sosial, 125 orang relawan serta 1.230 orang masyarakat dengan total seluruhnya 2.240 orang semua terlibat dalam membantu saudara-saudara kita yang mengalami musibah," urainya.
[wid]
BERITA TERKAIT: