Tingginya intensitas hujan menyebabkan Sungai Citarum meluap ke pemukiman warga di Dayeuhkolot, Bojongsoang dan Baleendah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mencatat jumlah pengungsi mencapai 257 kepala keluarga (KK) atau 895 jiwa dari beberapa lokasi pengungsian.
"Dayeuhkolot mencapai 58 KK, 175 jiwa, 15 lansia, dan 15 balita. ditempatkan di Masjid Al-Mustofa sebanyak 16 KK, 49 jiwa, 4 lansia, 4 balita," kata Kepala Harian BPBD Kab Bandung, Tata Irawan seperti dimuat
RMOLJabar.Com.
Lokasi pengungsian ditambah menjadi 12 titik di Dayeuhkolot dan Baleendah mengingat intensitas hujan terus meningkat beberapa hari ini. Sebelumnya, hanya disediakan lima titik
"Lokasi baru yang dijadikan tempat evakuasi korban terdapat di Masjid As-Shopia (16 KK, 50 jiwa, satu lansia, dua balita); Masjid Baitul Haq (13 KK, 33 jiwa, enam lansia, enam balita, Masjid Nurul Falah (tujuh KK, 25 jiwa, dua lansia, tiga balita) dan tenda Metro (enam KK, 18 jiwa, dua lansia)," jelasnya.
Sedangkan di Kecamatan Baleendah ditempatkan di Gedung Inkanas (76 KK, 285 jiwa, 25 lansia, 23 balita, satu ibu hamil, 10 ibu menyusui),
"GOR Kelurahan Baleendah (41 KK, 162 jiwa, 11 lansia, dua balita, tiga ibu menyusui), dan Gedung Sarana Kegiatan Belajar (20 KK, 80 jiwa, delapan lansia, empat balita, dua ibu menyusui dan satu orang sakit), sementara Kecamatan Bojongsoang mengungsi di POM bensin Cikarees 10 KK, 32 jiwa, tiga lansia, dua balita," tandasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: