Puluhan Ribu Kader Banjiri Ulang Tahun TMP Di Karawang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 27 Februari 2017, 16:48 WIB
rmol news logo Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Taruna Merah Putih (TMP) ke-9,  DPP Taruna Merah Putih (TMP) menggelar kirab budaya dan  TMP Youth Fest Pancasila Rumah Kita di Karawang, Minggu (26/2).  Kegiatan tersebut diikuti oleh 10.000 kader dan simpatisan TMP.

Acara ini dimulai dengan jalan santai yang dimulai dari Lapangan Karangpawitan dan berakhir di GOR Panatayudha. Puluhan ribu massa tumpah ruah memadati Jalan Proklamasi Kota Karawang dan mengular hingga sejauh 2 KM.

Acara dibuka langsung Ketua Umum DPP TMP Maruarar Sirait dan Bupati Kabupaten Karawang Cellica Nurrachdiana.

Dalam sambutannya, Maruarar mengungkapkan bahwa nilai-nilai Pancasila seperti toleransi dan pluralisme telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia.

Baginya, kirab budaya ini bertujuan untuk meneguhkan bahwa masyarakat akar rumput mendukung Pancasila. Sehingga apabila ada yang ada pihak mempertentangkan Pancasila itu hanya ada di kalangan elit.

"Dari beberapa kirab budaya yang telah TMP lakukan seperti di Semarang, Bandung, Bogor, dan kota-kota lainnya masyarakat akar rumput mendukung Pancasila," kata Maruarar.

Lebih lanjut tokoh muda nasional yang akrab disapa Ara ini mengajak agar masyarakat akar jangan menjadi silent majority yakni mayoritas yang diam. Ara berharap dengan acara kirab budaya ini masyarakat menjadi mayoritas yang bergerak untuk menjaga dan mengawal Pancasila agar tetap kokoh di Indonesia.

Selain itu, politikus muda PDIP ini juga mengatakan bahwa kehadiran TMP harus berguna bagi masyarakat, khususnya bagi anak muda. Maka itu, di setiap kegiatan kirab budaya selalu berupaya menumbuh kembangkan potensi yang dimiliki oleh anak muda dalam berbagai aspek.

"Setiap kirab budaya TMP melibatkan potensi anak muda baik dalam bidang seni, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi dengan membuka booth gratis PKL," kata Ara.

Pada kesempatan yang sama, Ara mengajak akan pemuda Indonesia harus menjadi agen perubahan. Karena Indonesia merdeka adalah buah dari kerja keras anak muda pada masa itu.

"Ayolah menjadi agen perubahan. Karena pemuda sebuah kekuatan yang dipercaya rakyat," tukasnya.

Entis salah satu peserta kirab budaya mengatakan bahwa acara ini merupakan bentuk kepedulian TMP untuk mengembangkan seni budaya di Kabapaten Karawang. Baginya, potensi pemuda yang dimiliki  para pemuda di Kabupaten Karawang harus terus digali. Agar para pemuda dapat mengisi kesibukannya dengan kegiatan positif yang bermanfaat.

Sememtara itu Rio salah satu pedagang Mie Ayam mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan TMP menunjukkan kepeduliannya terhadap pedagang kecil. Lebih lanjut TMP telah melakukan pemberdayaan bagi usaha kecil menengah.

"Saya seneng diperhatikan. Terimakasih TMP," tutupnya.

Perlu diketahui pada acara ini, TMP memberikan award kepada tokoh muda yang menorehkan prestasi pada bidang pendidikan, sosial, budaya, olahraga, dan pemberdaayan wanita. Serta memberikan penghargaan kepada tokoh politik yang telah berkontribusi membangun provinsi Jawa barat dan Kabupaten Karawang.

Acara ini turut dimeriahkan pelajar dan komunitas seni yang ada di Kabupaten Karawang. Antara lain, marching band dari MTS Ghoyatul Jihad, pencak silat dari

Perguruan Purwa Kencana Karawang, tari Jaipong dari sanggar Sundapura, Reog Ponorogo dari sanggar Singo Bilowo, Barongsai, Sesingaan. Pada acara ini juga dimeriahkan kolaborasi musisi Karawang yang terdiri dari 10 drumer dan 10 gitaris.

Acara ini juga melibatkan pedagang kaki lima makanan khas Kabupaten Karawang dengan memberikan booth gratis. Antara lain mie ayam, nasi pecel, sate marangi dan lain. Serta booth untuk komunitas. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA